BOLMONG — Nama Sulut dan Bolmong raya menjadi harum di Kejuaraan Nasional
Motoprix Seri III Region V (Sulawesi),yang digelar di Kotamobagu Minggu
(2/5) kemarin. Harumnya nama daerah berkat aksi gemilang para crosser
binaan Yamaha ADM Racing Team selama dua hari berlomba di sirkuit
Paloko-Kinalang,Kotamobagu. Dukungan suporter fanatik tuan rumah, ikut
memompa semangat Yamaha ADM Racing Team meliuk-liuk di arena.
Kualitas para crosser mulai terlihat dari babak penyisihan Sabtu (1/5)
lalu, sampai dengan perebutan juara Minggu (2/5).
Dari 6 nomor yang diperebutkan, Yamaha ADM Racing Team, mampu merajai
tiga nomor. Pembalap andalan Yamaha ADM Racing Team Iswandi Muis, berhasil
naik podium dengan juara I dalam kelas bebek 125 cc 4 tak tune up seeded
(MP 1). Tidak hanya itu, Iswandi juga, masih mampu menjadi juara III di
kelas bebek 110 cc 4 langkah tune up seeded (MP 2).
Pembalap andalam Yamaha ADM Racing Team lainnya Danny Makadomo, juga mampu
menoreh prestasi dalam kelas bebek 125 cc 4 langkah tune up Pemula A (MP
3), meski belum bisa membawa Yamaha ADM Racing Team naik ke podium. "Kami
sangat bangga dengan prestasi yang diberikan Yamaha ADM Racing Team.
Kotamobagu sebagai tuan rumah sekaligus mewakili Sulut dalam olaharaga
otomotif, masih sejajar ketangguhannya dengan daerah lain," ujar Ketua
Panitia Kejurnas Motoprix Seri III Region V Wahyuddin Kadullah didampingi
Sekretaris Lucky Makalalag.
Iven ini sempat menghentak Kotamobagu dan Bolmong Raya. Sirkuit
Paloko-Kinalang Kotamobagu, dijubeli penonton, yang rata-rata anak muda.
Menurut Wahyuddin, ini cukup membuktikan kalau generasi muda di Kotamobagu
dan Bolmong Raya, berminat akan olahraga otomotif. Terlihat juga dalam
kelas lokal, yang rata-rata pemenangnya adalah asuhan Yamaha ADM Racing
Team. "Kami lagi-lagi bangga, punya banyak penerus dalam olahraga
otomotif," katanya. "Ini prestasi yang cukup meningkat," tambah Lucky.
Keduanya pun mengucapkan terima kasih atas seluruh partisipasi dan bantuan
semua pihak atas terselenggaranya Kejurnas Motoprix Seri III Region V
(Sulawesi) di Kotamobagu. "Para peserta sangat bangga dengan warga
Kotamobagu dan warga Bolmong Raya. Kami juga bangga, karena situasi aman
selama kejurnas berlangsung," tandas Wahyuddin danLucky. (fir/ham/*)
source manadopost.co.id
Rabu, Mei 05, 2010
ADM Racing Team Harumkan Sulut
Diposting oleh
Athey
di
10.55
0
komentar
Bitung Banyak Kemajuan
BITUNG -- Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro menilai banyak
kemajuan terjadi di Bitung dalam 8 tahun terakhir. "Kemajuan dan
perkembangannya saya lihat signifikan dibanding kunjungan saya pada 2002
lalu," ujarnya, di sela jamuan makan siang di rumah dinas Wali Kota Hanny
Sondakh, kemarin.
Menurut Yusgiantoro yang terakhir berkunjung saat menjadi Menteri Energi
dan Sumberdaya Mineral itu, perkembangan itu menunjukkan keseriusan
pemerintah setempat dan instansi-instansi terkait. "Saya berharap kemajuan
demi kesejahteraan rakyat ini bisa terus ditingkatkan," tuturnya.
Yusgiantoro kembali singgah di Bitung usai kunjungannya ke Miangas,
Talaud. Dalam persinggahan kedua kalinya ini dia didampingi Dewan
Pertimbangan Presiden DR Meutia Hatta, Panglima Komando Armada RI Kawasan
Timur (Pangarmatim) Laksda TNI Among Margono, Dan Lantamal VIII Laksma
TNI Willem Rampangiley, dan Danrem Kolonel Infrantri Robert Lumempouw.
Diterima langsung Hanny Sondakh didampingi Sekkot Max Lomban, jamuan makan
siang itu turut dihadiri Gubernur Drs SH Sarundajang dan Sekprov Drs HR
Makagansa MSi.(cia/ddt) source manadopost.co.id
Diposting oleh
Athey
di
10.49
3
komentar
One Teacher One Flower
TOMOHON— Aksi ratusan Facebookers Epe Jo yang bernaung dibawah Jefferson
Soleman Montesque Rumajar (JSMR) dan Jimmy Fiedie Eman (JFE) Fans Club
pimpinan Fargo Tular melakukan aksi simpatik dengan tema; One Teacher One
Flower.
Ya, para Facebookers tanpa kenal lelah dan pamrih membagi-bagikan 1000
bunga sebagai tanda kasih dengan guru-guru peserta pawai Hari Pendidikan
Nasional (Hardiknas), Senin (3/5), kemarin." Aksi ini sebagai bentuk
terima kasih kami pada guru-guru atas semua bakti mereka," terang Tular
yang juga Ketua KNPI Tomohon ini.
Ditambahkannya, aksi ini juga adalah bentuk penghargaan untuk para
pahlawan tanpa tanda jasa, yang selama ini sudah berbakti dalam membangun
dunia pendidikan di Tomohon. "Para guru itu patriot pahlawan tanda tanda
jasa," sambung Tular.
Sekretaris JSMR-JFE Fans Club, Tonny Pandeiroth, menegaskan keanggotaan
facebookers sudah mencapai 1.200. Untuk itu, kedatangan sebagian kecil
dari mereka dalam aksi ini sebagai bentuk rasa simpati dengan perjuanagn
para guru mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya generasi muda di
Tomohon. "Salut untuk guru-guru yang sudah berjerih payah dan berjuang
untuk memajukan kota bunga," pungkas lelaki murah senyum ini. (vip/lee/*)
source www.manadopost.co.id
Diposting oleh
Athey
di
10.45
0
komentar
Senin, April 12, 2010
Kota Langowan Dipercepat
LANGOWAN-Berita yang menggembirakan bagi warga Kota Langowan yang sampai saat ini masih menunggu rekomendasi gubernur, untuk pembentukan Kota Langowan. Pasalnya dalam pertemuan yang dilakukan Panitia Pembentukan Kota Langowan (P2KL), Jumat (9/4) kemarin dengan DPRD Provinsi dalam hal ini Komisi I dan gubernur, ada signal positif untuk mempercepat pembentukan Kota Langowan. Source : manadopost.com |
Diposting oleh
Athey
di
22.35
0
komentar
Rabu, Agustus 12, 2009
Sail Bunaken dibuka hari ini
MANADO- Ribuan pelaut dunia telah membanjiri Bumi Nyiur Melambai guna
mengikuti iven international, Sail Bunaken 2009 yang hari ini mulai
berlangsung. Mereka terpukau keindahan alam Nyiur Melambai.
Para pelaut ini setelah menginjakkan kaki di Sulut, yang sebagian besar
melalui Bitung, langsung mengunjungi lokasi-lokasi yang bakal jadi pusat
kegiatan Sail Bunaken. Antara lain di Bitung, Mega Mas, Pantai Malalayang,
dan lainnya.
Demikian juga awak puluhan yacth peserta Sail Bunaken yang berlabuh di
depan pelabuhan Perikani, Aertembaga Bitung, mulai naik ke darat. ''Awak
kapalnya sedang menikmati liburan di Bitung dan Manado,'' kata Kapolresta
Bitung AKBP Suseno. ''Mereka melihat-lihat kota dan belanja aneka bahan
makanan dan minuman,'' tambah Sekkot Max Lomban.
"Manado indah. Kami penasaran ingin menyelam di Bunaken yang katanya indah
sekali," ungkap sejumlah penyelam yang akan mengikuti Kejurnas Selam
Finswimming di Mega Mas, kemarin. Ada juga beberapa penyelam yang sudah
berkunjung ke panggung utama pemecahan rekor selam di Gerbang Boboca,
Malalayang.
Sementara itu, warga Bitung terpukau dengan dengan 70 perahu yacht yang
telah tiba di Pelabuhan Bitung, kemarin. Selain itu, ada juga dua kapal
perang milik Thailand, Phutthaleotla Naphalai Nomor lambung 462 dan
Rattanakosin-FS 441 yang sudah sandar di Dermaga Pelabuhan Samudera
Bitung. Sayangnya, mereka belum diberi kesempatan untuk naik dan melihat
kapal itu.
"Maaf, sekarang belum saatnya kunjungan ke kapal. Besok saja (hari ini,
red)," ujar salah satu penjaga pintu masuk di pelabuhan penumpang Bitung,
saat sejumlah warga menyatakan niat mereka naik kapal itu.
"Pengaturan navigasi sudah kita atur sedemikian rupa sehingga mempermudah
pelayaran lintas laut peserta Sail Bunaken oleh para tamu asing maupun
lokal," jelas Adpel Bitung, Sukirman H Djafar, kemarin.
Sementara itu, Gubernur Sulut SH Sarundajang, Ketua DPRD Syahrial
Damopolii, Kapolda Brigjen Pol Drs Bekto Suprapto, dan Komandan Korem
131/Santiago Kol Istu HS memantau yacht peserta Sail Bunaken 2009 yang
sedang berlabuh di pelabuhan Bitung. Pemantauan dilakukan melalui udara,
dengan menggunakan helikopter milik Polri No AS 365 N3/Dolvin, kemarin.
Helikopter yang ditumpangi SHS dan rombongan itu bertolak dari halaman
Mapolda Sulut, dan berputar-putar di atas pelabuhan Bitung sekitar lima
menit. Di Bitung, helikopter itu mendarat di lapangan Sari Cakalang,
disambut Wali kota Bitung Hanny Sondakh dan Sekkot Drs MJ Lomban. ''Kita
perlu melihat dari udara untuk memastikan kapasitas dan kondisi
Pelabuhan Bitung saat semua kapal peserta Sail Bunaken sudah tiba,'' kata
Gubernur Sarundajang.
Untuk memulai seluruh rangkaian acara Sail Bunaken, akan diawali dengan
Kejuaraan Selam Finswimming yang berlokasi di Teluk Manado, tepatnya di
Belakang Mega Mas. Kejurnas selam tersebut akan memperlombakan selam
dengan nomor laut 2000 meter fin swimming putri, 3000 meter fin swimming
putra, 6000 meter orientasi bawah permukaan putra, O BA course putri dan
O BA 5 point course putra.
Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) VIII Laksamana
Pertama Willem Rampangilei mengatakan, semua agenda dalam Sail Bunaken
merupakan hiburan, sekaligus menambah pengetahuan tentang kebaharian.
"Paling penting, memberikan kontribusi kepada Sulut dalam memajukan sektor
pariwisatanya. Serta, turut memperkuat kebijakan pemerintah dalam
mengembangkan Sulut sebagai pintu gerbang di kawasan Asia Timur,"
jelasnya.(tim)
Source : http://www.mdopost.com/
Diposting oleh
Athey
di
14.46
0
komentar
